Selai Buah Di Dalam Klapertart ala Catering Jakarta Barat

Selai Buah Di Dalam Klapertart ala Catering Jakarta Barat

Di Bogor, terdapat kafe yang khusus menyediakan klapertart aneka varian. Menurut Iqbal Setiawan, koordinator marketing Klappertaart Huize, semula konsep kafe ini one stop shopping. “Pengunjung tadinya hanya bisa beli klapertart dan langsung dibawa pulang sebagai buah tangan. Sesuai namanya, signature menu kami memang klapertart.” Di antara beragam rasa klapertart yang ditawarkan, varian rasa buah yang paling mendominasi.

Sebut saja blueberry, strawberry, nangka, dan durian. Tersedia pula beragam ukuran klapertart, dari small diameter 6 cm, medium (kotak) 8×8 cm dan tebal 2cm, reguler diameter 8 cm dan tebal 6 cm, large 8×8 cm dan tebal 6 cm, serta loyang oval dan loyang jumbo. “Kami tadinya hanya menyediakan klapertart rasa original. Seiring waktu, kami buat inovasi baru agar pembeli tak bosan. Salah satunya, mencampurkan selai buah ke dalam adonan dan topingnya,” jelas Iqbal. Kafe yang buka sejak 2011 ini menjual aneka varian rasa dan ukuran klapertart seharga Rp 8 ribu hingga Rp 160 ribu. Kendati menawarkan beragam ukuran, Iqbal menjelaskan, di kafe ini hanya tersedia stok klapertart ukuran regular dan large saja.

Sementara klapertart ukuran small, medium, loyang oval, dan loyang jumbo harus pesan terlebih dahulu. “Selain bisa disantap di tempat atau dibawa pulang, kami juga menyediakan catering service klapertart. Bahkan kami cukup rutin menyediakan menu coffee break di berbagai hotel, sejumlah instansi pemerintahan di bogor dan Jakarta.” Dalam sehari, kafe ini memproduksi 1.000 cup klapertart untuk katering. Sedangkan untuk stok di kafe, sekali produksi 200 cup yang dibuat dua kali, pagi dan sore. Dibuat tanpa bahan pengawet, klapertartnya mampu bertahan 6-9 jam di suhu ruang dan tahan 1-2 hari bila disimpan di dalam lemari es.

Suzana Klappertaart

“Inspirasinya dari melihat banyaknya makanan masa kini yang menggunakan toping Oreo dan sebagainya. Seperti kue cubit atau martabak. Akhirnya saya terpikir membuat kreasi yang sama pada klapertart,” papar Caine, yang mengurusi penjualan. Dalam membuat klapertart-nya, Aldo menggunakan bahan telur, gula, kelapa muda, tepung terigu, dan garam. Bagi yang suka, Aldo kerap menambahkan bahan rum ke dalam adonannya, layaknya klapertart khas Manado.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *