Indonesia Siap Membuat Sejarah Baru

JAKARTA — Tim nasional Indonesia U-16 akan menghadapi rival bebuyutan Malaysia dalam laga semifinal Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, hari ini. Skuad berjulukan Garuda Asia itu siap tempur menghadapi laga yang ditunggu-tunggu ini. Pelatih timnas U-16, Fakhri Husaini, mengatakan anak asuhannya siap mencetak sejarah dengan mengalahkan Malaysia dalam partai semifinal ini. Menurut dia, skuadnya tidak bisa disamakan dengan timnas U-19 yang dikalahkan Malaysia dalam partai semifinal beberapa waktu lalu. “Laga melawan Malaysia ini merupakan partai balas dendam timnas. Ini kesempatan untuk membuat sejarah, sehingga timnas lolos ke final Piala AFF U-16,” kata Fakhri di Surabaya, kemarin. “Para pemain sangat antusias dan sudah tidak sabar menghadapi Malaysia.” Fakhri mengatakan sudah mengantongi beberapa kunci kelemahan tim lawan saat memantau laga Malaysia melawan Laos di Gelora Joko Samudro, Kabupaten Gresik, Selasa Indonesia Siap Membuat Sejarah Baru Malaysia kehilangan pemain belakang karena kartu merah. lalu. “Kami sudah punya gambaran kekuatan Malaysia, cara mereka bertahan, menyerang, serta melakukan kerja sama tim,” tutur dia. Adapun pelatih Malaysia, Raja Azlan Shah Raja Soib, mengaku pertemuan dengan timnas Indonesia U-16 merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, kedua tim pernah bertemu dalam laga uji coba di Malaysia dan menang dengan skor 4-3. “Indonesia tim yang komplet. Mereka mempunyai pemain yang sangat berbakat di setiap sisinya,” kata Raja. “Tapi kami datang ke sini siap menghadapi siapa pun lawannya.”

Raja mengaku kehilangan beberapa pemain andalannya dalam laga semifinal ini. Salah satunya pemain bertahan Muhammad Fahmi Daniel Mohd Zaaim yang terkena kartu merah saat melawan Laos. “Tapi kami tetap optimistis karena semua pemain yang datang siap diturunkan kapan pun.” Meski rivalitas IndonesiaMalaysia masih tinggi, Fakhri bersama beberapa pemain Indonesia sempat makan bersama satu meja dengan beberapa pemain Malaysia dan pelatihnya. “Saya dan coach Raja Azlan (Shah Raja So’ib) memang sudah lama bersahabat. Begitu juga tadi, dengan para pemain mereka (kami) bicara banyak dan bercanda,” ujar Fakhri. Fakhri mengatakan ingin menanamkan kepada anak-anak asuhannya rasa hormat dan fair play terhadap tim lawan. “Bahwa ini sepak bola, betul. Tapi kami harus menjunjung tinggi dua nilai-nilai tersebut.” Dalam kesempatan itu, Fakhri juga meminta suporter timnas Indonesia agar menghargai tim lawan, wasit, dan suporter lain. Apalagi ini merupakan timnas usia muda, bukan senior. “Jangan sampai kreativitas yang sudah mereka lakukan sebelumnya jadi ternoda, sehingga merugikan semua pihak. Atau lebih parahnya Indonesia akan terkena sanksi dari AFC dan FIFA,” kata Fakhri. Laga semifinal akan digelar pada hari ini di Stadion Gelora Delta. Pertandingan semifinal pertama mempertemukan Thailand dengan Myanmar. Sedangkan pertandingan kedua antara Indonesia dan Malaysia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *